Usaha Simpan Pinjam

Home    Usaha Simpan Pinjam

Usaha Simpan Pinjam

Modul-modul dalam usaha simpan pinjam sudah sesuai dengan kebutuhan yang ada dalam pengelolan koperasi diantaranya sebagai berikut :

  1. Modul Keanggotaan

Modul keanggotaan sudah sesuai. Akan tetapi WISS mempunyai beberapa kelebihan-kelebihan lainnya, antara lain :

  1. Data KYC (Know Your Customer) yang berfungsi apabila anggota mempunyai data yang tidak sesuai dengan identitas.
  2. Sudah tersedia field data payroll anggota yang berfungsi untuk tagihan ke bank payroll.
  3. Tersedia data status keanggotaan (calon anggota, anggota, anggota luar biasa dan anggota pasif).
  4. Dapat difilter sesuai per masing-masing biro, yang berfungsi untuk memudahkan koperasi dalam pengelompokan anggota.

 

  1. Modul Transaksi Kas

Untuk modul pemasukan dan pengeluaran, sudah tersedia diaplikasi WISS dengan menggunakan jurnal umum.

 

  1. Modul Simpanan

Modul simpanan WISS sudah sesuai dengan Standar produk koperasi yang ada diIndonesia.

Kelebihan system WISS, untuk penarikan simpanan pokok dan simpanan wajib, sudah dilengkapi dengan warning dan otorisasi dengan maksud simpanan pokok dan simpanan wajib tidak bisa diambil sembarangan kecuali anggota yang bersangkutan mengundurkan diri dari keanggotaan.

Sedangkan untuk simpanan yang mendapatkan bunga/margin, system WISS sudah mengikuti undang-undang perpajakan, apabila anggota mendapatkan Bunga/Margin diatas Rp 240.000,- secara otomatis system akan mengenakan pajak sebesar 10% dari bunga/Margin yang didapat dan apabila anggota mendapatkan bunga/Margin dibawah Rp 240.000,- secara otomatis system tidak akan mengenakan pajak.

Kemudian untuk simpanan berjangka WISS sudah mengakomodir pilihan ARO (Automatic Rollover) maupun kredit simpanan, berlaku untuk bunga dan pokok serta bunga dihitung secara harian accru basis.

Untuk memudahkan user saat melakukann input simpanan dengan data yang cukup banyak, WISS sudah mengeluarkan senjata, antara lain sebagai berikut :

  1. Upload Data Simpanan
    Untuk mengupload data SImpanan yang jumlahnya banyak sehingga tidak diinput satu persatu
  2. Upload Data Tagihan
  3. Proses Auto debet Transaksi

4.Modul Pinjaman

Core System WISS sudah mengakomodir sumber dana pinjaman dari bank dengan skim executing dan channeling. Dimana skim channeling tidak diakui sebagai asset koperasi pada laporan keuangan, akan tetapi untuk kebutuhan monitoring collection tidak membedakan skim executing dan channeling, begitupula pada saat system melakukan autodebet angsuran tidak memisahkan prosesnya antara skim executing dan skim channeling.

Modul penting lainnya yang ada di WISS pada modul pinjaman antara lain sebagai berikut :

1.Simulasi Pinjaman

2.Realisasi Pinjaman

3.Angsuran Pinjaman

4.Pelunasan Pinjaman

5.Autodebet Angsuran

Kelebihannya pada modul WISS tidak akan terjadi pengulangan pendebetan, walaupun autodebet dilakukan berkali-kali dibulan yang sama dan tidak ada pemisahan antara autodebet autodebet executing atau channelling, system WISS akan memisahkan secara automatic.

5)Modul Akuntansi dan modul lainnya

  1. Input Jurnal umum
  2. Collection
  3. Jurnal Eliminasi untuk unit usaha selain simpan pinjam
  4. Proses Accrual Pinjaman secara harian
  5. Proses Accrual Simjaka secara harian
  6. Perhitungan SHU secara proporsional
  7. Neraca Konsolidasi

Neraca ini sangat bermanfaat sekaliuntuk Koperasi mempunyai banyak usaha lainnya. Fungsi dari Neraca ini untuk menggabungkan antara unit usaha lainnya dengan usaha simpan pinjam supaya tidak ada Markup aset koperasi.

  1. Laporan Rekonsiliasi
  2. Untuk pemeriksaan prefentif terhadap selisih  antara neraca dan daftar nominatif atau neraca dengan buku besar.

6.Modul Laporan lainnya

  • Laporan Data Anggota
  • Laporan Data Simpanan
  • Laporan Data Pinjaman
  • Laporan Mutasi Pinjaman
  • Laporan Realisaisi Pinjaman
  • Laporan Performance
  • Laporan Nominatif Pinjaman

7. Modul Log

Modul log atau auditrial ini hanya bisa diakses apabila dibutuhkan untuk kepentingan audit, karna bersifat rahasia apabila terjadi sesuatu di koperasi.